Jermanesia menyediakan layanan jasa titip (jastip) untuk produk-produk Jerman, Eropa dan sekitarnya, ke Indonesia melalui layanan bagasi Handcarry maupun melalui layanan cargo via DHL atau forwarder.
Informasi Umum Jastip Jerman – Indonesia
Berikut ini adalah beberapa produk yang bisa kami bawa ke Indonesia:
- Makanan ringan (cokelat, chips, kacang-kacangan, snack, dan sejenisnya)
- Buku
- Board games
- Hobby & Toys
- Skin & bodycare
- Vitamin
- Montessori toys & learning tools
- Sparepart vespa / sepeda / mobil
- Tas / Sepatu / Topi
- Kaos / Jersey
- Jaket / Pullover / Dress / Costume
- dan segala barang yang bisa masuk ke dalam koper 🙂
Beberapa barang yang tidak bisa kami bawa ke Indonesia:
- Wine, beer, liquor, dan produk turunannya.
- Vape, rokok, dan produk turunannya.
- Produk berbasis CBD dan sejenisnya.
- Produk daging dan turunannya.
Baca Syarat & Ketentuan Jastip Jermanesia di sini.
Kami melayani jastip dari toko-toko berikut ini:
- Supermarket Jerman (REWE, ALDI Sued, Penny, Lidl)
- Drugstore Jerman (Rossmann & DM)
- Kleinanzeigen
- eBay – Bisa bid tanpa biaya
- Vinted – Bisa nego harga
- Depop
- dan segala official online store yang tersedia di Jerman & sekitarnya.
Layanan jastip Jermanesia bisa menjangkau beberapa negara selain Jerman seperti Belgia, Belanda, Perancis, Italia, Spanyol, Swiss, Austria, Polandia, dan negara-negara anggota Uni Eropa. Untuk info akurat, silakan hubungi admin dan informasikan barang / asal barang yang kamu inginkan.
Perhitungan Fee Jastip & Bagasi Jerman – Indonesia
Berikut ini adalah perhitungan fee jastip Jerman – Indonesia, berlaku untuk selain barang-barang dari Supermarket & Drugstore Jerman. Maksudnya, perhitungan fee berikut ini berlaku untuk barang seperti hobby stuff, tas, sepatu, jersey, buku, board games, dan produk lainnya selain makanan, vitamin, obat, skin & bodycare, susu bayi.
- Harga barang < 25 EUR, maka fee jastip adalah 5 EUR per item
- Harga barang 26 EUR ~ 50 EUR, maka fee jastip adalah 10 EUR per item
- Harga barang 51 EUR ~ 100 EUR, maka fee jastip adalah 15 EUR per item
- Harga barang > 101 EUR, maka fee jastip adalah 10% dari nilai barang per item
Fee jastip belum termasuk biaya ongkos kirim dalam Jerman maupun fee bagasi Jerman – Indonesia.
Berikut ini adalah perhitungan biaya bagasi handcarry Jerman – Indonesia:
- Barang normal: 15 EUR per kg. Contoh: Cokelat, skincare, toys, buku.
- Barang bervolume: 18 EUR per kg. Contoh: Makanan kering, botol minuman.
- Tas: 18 EUR / tas
- Sepatu: 18 EUR per pasangsepatu, belum termasuk box. Box akan masuk ke kilogram normal jika bisa dilipat, atau akan masuk ke kilogram volume jika tidak bisa dilipat.
- Raket tenis / padel: 18 EUR / raket
- Tas & sepatu high brand: 18 EUR +3% harga barang.
- Barang bervolume ekstra: 20 EUR per kg. Contoh: Board games.
- Barang bervolume ekstra super: 25 EUR per kg. Biasanya meliputi barang dengan bentuk bukan kotak.
Rate EUR to IDR mengikuti rate harian BCA +300 dengan pembulatan ke atas.
Untuk mendapatkan harga nett price sampai Indonesia, silakan hubungi admin & informasikan link barang yang kamu inginkan.
Alur Ikut Jastip Jermanesia
Untuk pembelian produk dari Supermarket & Drugstore:
- Hubungi admin & informasikan produk yang kamu inginkan. Jika kamu belum tahu produk apa yang kamu inginkan, bisa konsultasi dahulu 🙂
- Admin akan memberikan harga nett price sampai Indonesia dan jika ada promo gratis ongkir.
- Kamu informasikan nama, alamat lengkap, nomor WhatsApp ke admin. Pemesanan dianggap sah setelah admin menerima data kamu.
- Tidak perlu ada DP untuk pembelian produk-produk dari Supermarket (REWE, Aldi Sued, Lidl, Penny) dan Drugstore (Rossmann & DM)
- Kamu akan dapat informasi ketika barang pesanan sudah sampai di warehouse Tangerang / Yogyakarta.
- Kamu bisa melakukan pembayaran termasuk ongkir domestik Indonesia.
- Kamu dapat resi.
Untuk pembelian produk selain dari Supermarket & Drugstore:
- Hubungi admin & informasikan produk yang kamu inginkan. Jika kamu belum tahu produk apa yang kamu inginkan, bisa konsultasi dahulu 🙂
- Admin akan memberikan harga nett price sampai Indonesia dan jika ada promo gratis ongkir.
- Jika setuju, kamu bisa transfer DP 50% atau full payment 100% ke rekening tertera an FITRIA AICHA MAHAVIKRI PRANDA. Pemesanan dianggap sah setelah kamu mengirimkan bukti pembayaran.
- Kamu informasikan nama, alamat lengkap, nomor WhatsApp ke admin, serta kurir pilihan (JNE/JNT/Pos/Tiki/GoSend/LalaMove atau lainnya).
- Kamu akan dapat informasi ketika barang pesanan sudah tiba di warehouse Jerman dan sebelum masuk ke koper untuk packing.
- Kamu akan dapat informasi ketika barang pesanan sudah sampai di warehouse Tangerang / Yogyakarta.
- Kamu bisa melakukan pelunasan pembayaran termasuk ongkir domestik Indonesia.
- Kamu dapat resi.
Durasi Pengiriman Jerman – Indonesia
Tim Jermanesia umumnya terbang minimal dua kali dalam sebulan, dalam jarak waktu dua minggu. Untuk mengetahui jadwal keberangkatan Jerman – Indonesia, kamu bisa klik di sini.
Durasi pengiriman handcarry adalah 2 hari. Kamu bisa ambil barang jastipan kamu di warehouse paling cepat H+2 setelah keberangkatan. Jadi, misal keberangkatan Jerman – Indonesia adalah tanggal 25, maka kamu bisa ambil barang tersebut paling cepat tanggal 27 di warehouse Tangerang. Namun, sebaiknya informasikan dulu kepastian apakah barang sudah ready di warehouse atau belum.
Karena banyaknya bagasi yang kami bawa, terkadang tim perlu waktu untuk bongkar muatan dan rekap barang-barang yang datang.
Durasi pengiriman Jerman – Indonesia mungkin saja lebih lama karena satu dan lain hal:
- Bagasi misrouted – Tim Jermanesia akan sertakan bukti dari maskapai dan pihak bandara terkait bagasi misrouted.
- Pesawat delay / reschedule – Tim Jermanesia akan menginformasikan kepada para peserta jastip jika terjadi delay / reschedule.
Risiko Jastip di Jermanesia
Berikut ini adalah beberapa hal yang pernah dialami oleh tim Jermanesia dalam melayani jasa titip Jerman Indonesia:
#1. Barang Pesanan Terlambat Datang di Warehouse Jerman
Setelah kamu mengkonfirmasi pembelian dengan mengirimkan bukti transfer / DP 50%, tim Jermanesia akan langsung melakukan pembelian secara online. Namun, terkadang dari pihak jasa kurir pengiriman seperti DHL, Hermes, DPD, GLS, UPS, dan jasa kurir lintas Eropa mengalami keterlambatan.
Jika barang terlambat datang, maka item akan kami bawa pada jadwal terdekat selanjutnya.
Dalam hal ini, tim Jermanesia akan menawarkan refund jika ternyata kamu tidak lagi menghendaki pembelian barang. Karena kebijakan pembelian barang di Jerman, seluruh barang yang dibeli (kecuali makanan, vitamin, & produk konsumsi) bisa dikembalikan selama belum lewat 14 hari sejak kedatangan. Jika kamu memilih refund, maka refund akan diberikan setelah dana dikembalikan oleh pihak toko. Durasi refund ini bervariasi dari 3 hari sejak klaim hingga 14 hari sejak klaim. Dalam beberapa kasus, refund bisa memerlukan 60 hari ketika toko sedang mengadakan huge sale. Mohon memahami poin ini dan jangan menuduh tim Jermanesia menipu / membuat ribet karena proses refund yang lama dari toko.
Jika kamu tidak menghendaki refund, maka proses pemesanan akan dilanjutkan dan kamu akan mendapat informasi terbaru mengenai item pesanan kamu.
#2. Barang Pesanan Stuck di Jasa Kurir Jerman
Jasa kurir terbaik di Jerman adalah DHL, lalu disusul oleh Hermes, DPD, GLS, lalu terakhir adalah UPS. Tidak jarang, barang pesanan stuck di jasa kurir dan tidak diproses oleh pihak kurir selama 4 minggu.
Jika hal ini terjadi, tim Jermanesia akan menginformasikan situasi kepada peserta jastip. Dalam hal ini, mohon bersabar dan menunggu informasi lebih lanjut dari tim Jermanesia.
Terkadang, tim Jermanesia bisa menawarkan refund jika hal ini terjadi. Namun, bisa juga tidak. Hal ini tergantung bagaimana penanganan masalah antara tim Jermanesia dan pihak kurir. Worst case scenario adalah barang dinyatakan hilang dan tim Jermanesia mengklaim asuransi pengiriman. Proses ini bisa memerlukan waktu sangat lama, serta tidak 100% uang peserta kembali.
#3. Keterlambatan Kedatangan Barang di Indonesia
Ada berbagai pihak yang terlibat dalam jastip ini. Jika kamu memerlukan barang dengan sangat buru-buru, kami sarankan untuk tidak menggunakan jastip Jermanesia, kecuali sudah paham mengenai adanya risiko keterlambatan, delay, misrouted, dan risiko lainnya.